Tampilkan postingan dengan label Kuliah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kuliah. Tampilkan semua postingan

Senin, 06 Juni 2011

Embriogenesis Katak

akhirnya saya bisa menyelesaikan poster untuk tugas MK Embriologi
di dalam poster ini dijelaskan tentang proses embriogenesis katak dari telur, pembelahan, blastula, gastrula, sampai menjadi embrio


Semoga Bermanfaat

Sabtu, 26 Maret 2011

Redakan Stress dengan Pisang

 
INILAH.COM, Jakarta - Pisang mempunyai banyak manfaat bagi tubuh, mulai dari melancarkan buang air besar sampai melindungi sel dari kerusakan. Pisang juga bisa meredakan stres saat suasana hati sedang galau.

Oleh Teguh KH | Inilah – Jum, 18 Mar 2011, 06.54 WIB

Seperti yang dikutip dari Foxnews, Kamis (17/3/2011), bahwa pisang bisa meredakan stres karena mengandung dua senyawa yang bisa menenangkan pikiran, yakni dopamin dan serotonin. Kedua senyawa itu bisa mengendalikan mood atau suasana hati yang secara alami juga diproduksi di otak.

Dopamin merupakan senyawa yang memegang peran cukup dominan di bagian otak, yang dinamakan reward center atau pusat pengendali rasa puas. Jika seseorang merasa senang dan terpuaskan, maka rasa itu sebenarnya merupakan efek dari kerja dopamin.

Selain memberi rasa senang, senyawa dopamin juga melindungi saraf otak dari Parkinson. Parkinson yaitu penyakit yang dipicu kerusakan saraf akibat proses penuaan.

Kadar dopamin yang cukup juga akan melindungi fungsi jantung dari berbagai jenis gangguan yang ditimbulkan dari sirkulasi darah.

Sementara itu serotonin merupakan senyawa yang mengatur suasana hati, membuat seseorang merasa bahagia dan menghilangkan emosi negatif. Kekurangan kadar serotonin di dalam otak bisa mengakibatkan seseorang menjadi sensitif, mudah tersinggung, dan suka marah-marah.

Karena sangat menentukan suasana hati, serotonin menjadi sasaran pada beberapa obat antidepresi. Obat-obat itu diberikan pada pasien yang mengalami depresi, untuk meningkatkan pelepasan serotonin ke otak sehingga tingkat stres berkurang.

Selain sebagai pengendali mood, pisang juga bermanfaat bagi metabolisme tubuh. Secara umum pisang mengandung mineral penting seperti potasium dan kalium, sebagai sumber antioksidan. Pisang juga kaya akan kandungan vitamin, terutama vitamin C, B6 dan A. [mor]

Evolusi Semut

Semut adalah serangga eusosial yang berasal dari keluarga Formisidae, dan semut termasuk dalam ordo Himenoptera bersama dengan lebah dan tawon. Semut terbagi atas lebih dari 12.000 kelompok, dengan perbandingan jumlah yang besar di kawasan tropis. Semut dikenal dengan koloni dan sarang-sarangnya yang teratur, yang terkadang terdiri dari ribuan semut per koloni. Jenis semut dibagi menjadi semut pekerja, semut pejantan, dan ratu semut. Satu koloni dapat menguasai dan memakai sebuah daerah luas untuk mendukung kegiatan mereka. Koloni semut kadangkala disebut superorganisme dikarenakan koloni-koloni mereka yang membentuk sebuah kesatuan.

Semut telah menguasai hampir seluruh bagian tanah di Bumi. Hanya di beberapa tempat seperti di Islandia,Greenland dan Hawaii, mereka tidak menguasai daerah tesebut. Di saat jumlah mereka bertambah, mereka dapat membnetuk sekitar 15 - 20% jumlah biomassa hewan-hewan besar.

Semut adalah hewan terkuat didunia. Walaupun tubuhnya kecil, ia mampu menopang benda dengan beban 50 kali dari beban tubuhnya. Jika diadukan dengan hewan sangat besar seperti gajah atau gorilla, yang hanya mampu menopang benda maksimal sampai 3 kali dari beban tubuhnya.

Namun apakah kita tahu sebenarnya semut itu dari mana? Di sini akan dijelaskan asal mula semut dan keluarganya.


Nenek Moyang Semut

Dari penelitian yang dilakukan, semut sudah ada sebelum zaman cretaceous. Semut adalah keturunan dari generasi tawon Vespoidea. Analisa Filogenetik mengindikasikan bahwa semut telah berevolusi dari capung vespoid pada periode Kapur sekitar 120 juta sampai 170 juta tahun yang lalu. Ada yang beranggapan bahwa dulunya semut adalah binatang yang hidup secara individu, semut sekarang yang hidup berkoloni merupakan evolusi dari semut.


Gambar semut purba yang terjebak dalam getah pohon selama jutaan tahun

Gambar di atas merupakan gambar semut purba, dapat dilihat semut tersebut memiliki sayap. Sehingga dapat memperkuat bukti bahwa semut , dulunya berasal dari bangsa tawon vespoidea atau dengan kata lain semut dan tawon memiliki nenek moyang yang sama.

Bukti adanya evolusi semut juga diperkuat dengan adanya penemuan Semut spesies baru yang ditemukan di hutan Amazon. semut ini hidup di bawah tanah dan buta selama hidupnya. Para ilmuwan yang menemukannya yakin semut tersebut masih keturunan langsung semut purba yang pertama kali menghuni Bumi.
 

Seorang mahasiswa program studi biologi evolusi Universitas Texas, AS, Christian Rabeling, menemukannya pertama kali di hutan hujan Empresa Brasileira de Pasquisa Agropecuaria di Manaus, Brasil, tahun 2003. Ia adalah satu-satunya koloni semut yang hidup di bekas pohon yang membusuk di dalam tanah.

Maka, pantas kalau penemunya memberi nama Martialis heureka yang artinya semut dari Mars saking unik dan anehnya. Semut tersebut tak lagi menggunakan indera penglihatan dan tak membutuhkan pigmen atau pewarna tubuh karena telah beradaptasi dengan lingkungan yang gelap gulita. Sebagai gantinya, ia memiliki tubuh memanjang dan capit yang panjang yang diduga untuk meraba dan menangkap mangsa.

Martialis heureka tidak hanya tercatat sebagai spesies baru, tapi juga membentuk kelompok genus tersendiri, bahkan subfamili baru. Subfamili terakhir ditemukan tahun 1967. Saat ini semut terbagi dalam 21 subfamili.

Sampel DNA yang diambil dari kakinya menunjukkan bahwa semut ini menempati pangkal pohon evolusi semut. Dari sifat genetikanya, semut diperkirakan mulai muncul sejak 120 juta tahun lalu dari nenek moyang yang sama dengan tawon. Para ilmuwan meyakini semut segera tersebar ke dalam habitat yang berbeda-beda, di tanah, dedaunan, dan sebagainya.

"Penemuan ini mendukung pendapat bahwa semut predator yang buta dan hidup di dalam tanah muncul di awal evolusi" ujar Rabeling. Meski demikian, hal tersebut bukan berarti nenek moyang semut buta dan hidup di tanah. Namun, saat mulai berevolusi, semut telah beradaptasi dengan lingkungan tanah hutan tropis.

Rabeling mengatakan, Martialis heureka memberi petunjuk bahwa rahasia evolusi semut mungkin masih tersembunyi di balik hutan hujan tropis. Penemuan yang dilaporkan dalam jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences ini juga memberikan informasi baru untuk mempelajari lebih mendalam keragaman hayati serangga, khususnya dalam evolusi semut.

Evolusi Semut
Keluarga Formicidae adalah bagian dari ordo Hymenoptera, yang mencakup capung, lebah dan tawon. Semut adalah keturunan dari generasi tawon Vespoidea. Analisa Filogenetik mengindikasikan bahwa semut telah berevolusi dari capung vespoid pada periode Kapur sekitar 120 juta sampai 170 juta tahun yang lalu. Setelah kemunculan tumbuhan Angiosperma sekitar 100 juta tahun yang lalu, mereka menganekaragamkan pengaruh ekolofi sekitar 60 juta tahun yang lalu. Beberapa fosil from dari periode Kapur adalah bentuk pertengahan dari semut dan tawon, dan ini menambahkan bukti bagi nenek moyang tawon. Seperti hewan berordo Hymenoptera lainnya, sistem genetika semut ditemukan di haplodiploidy.

Pada tahun 1966, E. O. Wilson, dkk. menemukan fosil semut dalam getah pohon (Sphecomyrma freyi) dari periode Kapur. Fosil ini terjebak di sebuah getah pohon di New Jersey dan telah berumur lebih dari 80 juta tahun. Fosil ini memberikan bukti terjelas tentang hubungan semut modern dan tawon non-sosial. Semut periode Kapur berbagi karakteristik semut modern dan tawon.

Selama periode Kapur, hanya sebagian kecil spesies yang berhasil menguasai daerah benua besar Laurasia (bagian utara). Mereka pun sangat langka dengan perbandingan jumlah sekitar 1% dari jenis serangga lainnya. Semut menjadi dominan setelah radiasi adaptif pada awal Periode Tertiari. Jumlah spesies yang tersisa pada periode Kapur dan periode Ecocene, hanya 1 dari 10 genera yang punah sampai saat ini. 56% dari genera semut yang terdapat di fosil getah kayu di daerah Baltik (sejak Oligocene awal), dan sekitar 96% dari genera semut yang terdapat di fosil getah kayu di Dominika (sejak awal Miocene) masih bertahan hingga sekarang.

Di bawah ini akan digambarkan pohon silsilah yang menggambarkan bahwa semut memiliki nenek moyang yang sama dengan tawon.


Cladogram of ant subfamilies, some tribes, the Cretaceous genera, and related families of aculeate wasps [from ref. 7 (ants); and ref. 15 for aculeate families]. The cladogram is overlaid on a geological time scale to show ages of fossils (numbered, in circles) and hypothesized dates of divergence. The thick circle (no. 13) is the formicine fossil in the present report. Unlike the prior (7) cladogram, the Sphecomyrminae here are shown as sister group to all other ants, based on the plesiomorphic scape. With the exception of compression fossils of Armaniidae and other families, the only ant fossils included are in amber, because preservation in amber allows accurate phylogenetic placement. Also not shown are several genera of ants in Burmese amber, of undetermined age within the Upper Cretaceous (36). Divergence times for some lineages are largely conjectural because of a paucity of fossils: clade of Apomyrminae and subordinate taxa, and the Myrmicinae + Pseudomyrmecinae clade. The Tertiary divergence time of the Australian clade of Myrmeciini + Nothomyrmeciinae is based on the post-Gondwanan isolation of Australia (35). Significant features of some clades are indicated. Circled numbers refer to the following fossils, deposits, and references. 1, Mesorhopalosoma cearae (Santana Formation, Brazil; ref. 37). 2, 3, Curiosivespa and Priorvespa  spp. (Bon-Tsagan Nuur, Mongolia; Zaza Formation of Baissa). 4, Curiosivespa spp. (Kzyl-Zhar, Kazakhstan) and Symmorphus senex (Raritan Formation, New Jersey; nos. 2–4: ref. 30; no. 4, ref. 38). 5, Archaeoscolia hispanica (Lleida, Cuenca, Spain; ref. 39). 6, Archaeoscolia senilis (Bon-Tsagan Nuur, Mongolia; ref. 40). 7, Cretaproscolia josai  (Santana Formation, Brazil; ref. 39). 8, Cretoscolia promissiva (Ola' Formation, Magadan). 9, Cretoscolia patiens (Kzyl-Zhar, Kazakhstan; nos. 8 and 9, ref. 40). 10, Armania and Khetania spp. (Emanra Formation, Khabarovsk; ref. 41). 11, Armania (5). 12, Sphecomyrma freyi and sp. (Raritan Formation, New Jersey; refs. 3 and 7). 13, Formicine fossil, this report (12). 14, Brownimecia clavata  (Raritan Formation, New Jersey; ref. 7). 15, Cretomyrma spp., Dlusskyidris zherichini  (Taimyr, Siberia; Baikura-Neru; ref. 4). 16, Sphecomyrma canadensis (Foremost Formation, Alberta; ref. 6). 17, Eotapinoma macalpini (Foremost Formation, Alberta; ref. 8; placement uncertain). 18, Canapone dentata (Foremost Formation, Alberta; ref. 8). 19, Chimaeromyrma [Paleocene (?), Sakhalin Island]. 20, Aneuretellus  [Paleocene (?), Sakhalin Island]. 21, Eotapinoma, Zherichinius [Paleocene (?), Sakhalin Island]. 22, Protopone (nos. 19–22; ref. 42). 23, Propalosoma gutierrezae (Klondike Mountain Formation, Washington; ref. 26). 24, Paleovespa baltica  (Baltic amber). 25–31, Various genera of ants in subfamilies indicated (refs. 2, 28, and 43); Arkansas amber (Claiborne Formation; ref. 6). 32, Floriscolia relicta  (Florissant, Colorado; ref. 40). 33, Pompilidae, genera indet., Dominican amber (D.G., unpublished observation). 34, Agelaia electra (Dominican amber; ref. 44). 35–41, Various genera of ants in subfamilies indicated (Dominican amber; ref. 45). Not all Tertiary fossils of Pompilidae and Vespidae are indicated; no Cretaceous fossils of Pompilidae or any fossils of Bradynobaenidae are known. Ma, mega-annum; K/T, Cretaceous/Tertiary; J/K, Jurassic/Cretaceous.

Selasa, 08 Maret 2011

Fungsi Kulit (Cutis) Manusia

Merawat kulit adalah suatu kewajaran yang dilakukan kebanyakan orang terutama bagi model. zaman sekarang perawatan kulit tidak hanya dilakukan oleh model, tetapi juga sudah merambah di kalangan ibu-ibu, ABG, bahkan kaum pria pun sudah mencicipi dunia perawatan kulit.

Jika ada pertanyaan, “apa sih fungsi merawat kulit menurut anda?” pasti kebanyakan akan langsung menjawabannya “agar kelihatan bersih dan tampil menarik”. Akan tetapi jika ditanya, “apa sih fungsi kulit itu?” pasti akan berpikir-pikir lebih dahulu.

Pengen tahu? Ayo temukan jawabannya di bawah ini…

Kulit berfungsi sebagai organ ekskresi karena mengandung kelenjar keringat (glandula sudorifera) yang mengeluarkan 5% sampai 10% dari seluruh sisa metabolisme. Pusat pengatur suhu pada susunan saraf pusat akan mengatur aktifitas kelenjar keringat dalam mengeluarkan keringat.

Keringat mengandung air, larutan garam, dap urea. Pengeluaran keringat yang berlebihan bagi pekerja berat menimbulkan hilangnya melanosit garam-garam mineral sehingga dapat menyebabkan kejang otot dan pingsan.

Selain berfungsi mengekskresikan keringat, kulit juga berfungsi sebagai pelindung terhadap kerusakan fisik, penyinaran, serangan kuman, penguapan, sebagai organ penerima rangsang (reseptor), serta pengatur suhu tubuh.

Kulit terdiri atas dua bagian utama yaitu: epidermis dan dermis.



gambar struktur kulit manusia

Epidermis (lapisan terluar) dibedakan lagi atas:
- stratum korneum berupa zat tanduk (sel mati) dan selalu mengelupas
- stratum lusidum
- stratum granulosum yang mengandung pigmen
- stratum germinativum ialah lapisan yang selalu membentuk sel-sel kulit ke arah luar.

Dermis
Pada bagian ini terdapat akar rambut, kelenjar minyak, pembuluh darah, serabut saraf, serta otot penegak rambut.

Kelenjar keringat akan menyerap air dan garam mineral dari kapiler darah karena letaknya yang berdekatan. Selanjutnya, air dan garam mineral ini akan dikeluarkan di permukaan kulit (pada pori) sebagai keringat. Keringat yang keluar akan menyerap panas tubuh sehingga suhu tubuh akan tetap stabil.

Dalam kondisi normal, keringat yang keluar sekitar 50 cc per jam. Jumlah ini akan berkurang atau bertambah jika ada faktor-faktor berikut suhu lingkungan yang tinggi, gangguan dalam penyerapan air pada ginjal (gagal ginjal), kelembapan udara, aktivitas tubuh yang meningkat sehingga proses metabolisme berlangsung lebih cepat untuk menghasilkan energi, gangguan emosional, dan menyempitnya pembuluh darah akibat rangsangan pada saraf simpatik.

Minggu, 06 Maret 2011

Skripsi, cinta dan asisten

19 Februari 2011
penelitian skripsi saya sudah berada di tengah jalan dan tinggal beberapa langkah lagi saya akan hengkang dari dunia perkuliahan dan akan mengarungi samudera pekerjaan [amin]. Walaupun kadang skripsi menjadi terasa berat, tapi dukungan dari orang-orang terdekat mampu membangkitkan asa di dalam dada.

Tradisi Wisuda
Menurut tradisi dari dulu kala, seorang mahasiswa lulus dan kemudian wisuda itu merupakan hal yang wajar. Suatu kebanggaan dan harga diri muncul bila dalam wisuda terdapat [PW] PENDAMPING WISUDA. PW ini biasanya adalah sang kekasih hati. Tak dapat dipungkiri, kebanyakan mahasiswa akhir seperti saya [jomblo] mulai melancarkan serangan gerilya demi mendapatkan seorang PW. Bukan sebuah kemunafikan; saya memang mahasiswa akhir dan jomblo, tetapi saya tidak membuat target untuk mendapatkan PW kala wisuda tiba [tapi jika sudah ada, ya kagak nolak juga sih…]. Saya mengerti benar, bahwa cinta tidak seperti mie instan yang diseduh beberapa menit saja sudah siap dinikmati. Cinta itu perlu adanya sebuah proses, dimana kita bisa mengenal doi lebih dalam lagi dan juga sebaliknya.

Pernah saya ditanya oleh teman saya, wawan [bukan nama sebenarnya] yang memang satu angkatan dengan saya, tapi beda jurusan, “gimana stev, udah dapet calon belom?” saya jawab “belom wan, gue kagak ngasih target dapet PW… kalo belom ada, ya gue mesti sabar… kalo uda ada, ya Puji Tuhan deh…” tapi dalam hati, saya berkata “nih orang nyindir ato emang pengen tahu sih? Dia sih enak, udah ada PWnya… kalo gue? Jomblo deh…” dia langsung nyahut pembicaraan saya dengan menggebu-gebu “lho, bukane sudah tradisi, kalo udah skripsi nyari PW stev? Contohnya temen kita, Ian [bukan nama lengkapnya] dulu juga nyari PW… trus, mas hendrik [kakak tingkat kita] juga nyari PW sebelum wisuda…” entah mengapa, dia tiba-tiba menghentikan kata-katanya dan kemudian diam sejenak, lalu menyelesaikan kalimatnya dengan agak lesu “eh… tapi bener juga omonganmu stev, itu bukan hal yang mutlak sih…”

Entah mengapa, tapi seperti sudah tertanam di dalam otak saya bahwa pacaran itu adalah proses pengenalan terhadap lawan jenis yang kita cintai untu menuju ke arah jenjang yang lebih serius [pernikahan]. Saya berpendapat bahwa :


ketika saya mengambil keputusan untuk pacaran [dengan cewek tentunya], maka saya bersiap untuk menikah dengan dia [love is commitment]

jadi, prinsip PW yang dianut oleh kebanyakan kalangan mahasiswa, bisa dibilang tidak berlaku untuk saya. Kalau hanya ingin pendamping wisuda saja, saya bisa mengajak adik perempuan saya dan mungkin saya akan mengajak ibu saya [I love my Family], atau juga bisa sahabat dan teman-teman saya. Saat wisuda nanti [jika] sudah ada PW, besar harapan saya bahwa PW saya nanti adalah PH [Pendamping Hidup] saya.

Cinta dan skripsi
Saya adalah tipe orang yang hanya bisa fokus dalam satu hal saja, saya sangat sulit untuk melakukan peribahasa “besar pasak daripada tiang” eh, salah… maksud saya peribahasa yang ini “sambil menyelam minum air” dan “sekali dayung, dua sampai tiga pulau terlampaui”. Saat ini, yang menjadi fokus saya adalah skripsi.

Pengalaman sudah membuktikan bahwa saya tidak bisa focus dalam dua hal, terutama jika menyangkut tentang cinta. Dahulu kala, ketika saya masih semester 3, saya menjalin dengan seorang cewek manis berkacamata yang dulunya adalah adik kelas di SMA. Karena saat itu banyak sekali aktivitas dan tugas-tugas kampus yang tidak bisa ditinggalkan, entah mengapa saat itu dia memutuskan hubungan secara sepihak dan tidak membicarakannya terlebih dahulu. Di situ saya tidak terima, dimanakah janjimu dulu yang mengatakan bahwa “Love is commitment” itu? Segala macam usaha saya tempuh agar saya tahu alasan di balik semua itu; ternyata ada seekor keong racun jantan [padahal keong itu hermaprodit] yang sudah meracuni otaknya untuk meninggalkan saya dan menjadi pasangannya.
Bagi pria, sakit hati adalah sebuah pengalaman

Ketidakterimaan saya terhadap ironi cinta berbuah pahit. Kata bram, teman sekelas saya, waktu itu saya mulai menggila. Tugas-tugas yang seharusnya saya kerjakan malah saya telantarkan; ajakan bram untuk mengambil mata kulaih semester atas, saya tolak, padahal itu adalah kesempatan saya untuk mengurangi beban sks saya; mulai saat itu saya lebih sering maen dan kadang bolos kuliah; saya mewarnai rambut saya dengan warna ungu; dan yang lebih parahnya lagi IPK saya anjlok drastis. Okey, saya mengaku memang saya salah, tapi saya tidak menyesal.

Saya tidak akan menyesal atas kesalahan yang saya perbuat di masa lalu karena dengan kesalahan itu saya bisa memperbaiki kesalahan saya dengan tidak mengulangnya kembali di masa depan.

Okey, itulah pengalaman saya… life must go on…


Sekarang saya semester 8. Oke… saya akan membuat sebuah pengakuan; rasa mencintai seorang cewek muncul di dalam hati saya, dan saya tidak bisa berbuat apa-apa kecuali menyimpan dalam hati. Alasan utama saya diam saja [bahkan saat bertemu dengan dia] dan belum ”melakukan apa-apa” adalah ketakutan saya dalam menjalin hubungan di masa yang sangat sensitif, seperti masa yang saya alami sekarang, masa akhir kuliah; skripsi. Saya tidak mau mengulang masa ke”GILA”an saya sewaktu semester 3. Lebih baik saya berkonsentrasi dahulu dengan skripsi dan masa depan saya.

Setelah skripsi saya selesai dan tinggal menunggu wisuda; mungkin saat itulah saat yang tepat dimana saya harus sudah mengungkapkan isi hati saya kepada seorang wanita, bukan maksud untuk ngejar PW, tapi saat itu adalah saat dimana saya sudah akan meninggalkan dunia perkuliahan dan mungkin saya sudah jarang bisa bertemu dengan “dia”. Diterima atau ditolak, itu sudah resiko seorang pria.

Asisten Praktikum
Dosen pembimbing skripsi saya adalah salah satu dosen pengampu Mata Kuliah Ekologi Tumbuhan, dan menurut tradisi yang berlaku, setiap mahasiswa yang dibimbing oleh Dosen itu pasti harus dan wajib menjadi asisten praktikumnya. Senang sih, mendapatkan kepercayaan dari dosen, tapi kadang saya merasakan waktu saya dipotong oleh kegiatan ekotum ini. Waktu yang seharusnya saya gunakan untuk mengolah data skripsi, malah digunakan untuk kegiatan yang notabenenya bukan kegiatan saya. Saya ceritakan keluh kesah saya kepada mami tercinta, dan beliau memberikan nasihat yang begitu “WAW” hingga saya menyadari beruntungnya diriku. Kata ibu saya :
Jika diberikan tanggung jawab oleh orang lain, harus melakukannya dengan sungguh-sungguh, walaupun sekecil apapun

Keren banget, saya sadar bahwa tidak semua orang diberikan kepercayaan menjadi asisten praktikum karena bisa dibilang bahwa praktikum ekotum ini adalah praktikum yang cukup berat. Intinya saya bersyukur diberi kepercayaan tersebut. Trimakasih mami…

Dari perkataan ibu tercinta, saya mendapat banyak pelajaran. Walau ibu hanya mengatakan satu kalimat, tetapi banyak sekali pelajaran yang disampaikan secara tersirat. Ada satu pelajaran yang paling berkesan dari semua ini :
Mengucap syukurlah atas setiap keadaan yang kamu alami

Jumat, 04 Februari 2011

PUBERTAS

Daur kehidupan manusia dapat dibagi menjadi lima tahap: 1) embrio dan kehidupan janin, 2) masa petumbuhan dan anak-anak, 3) pubertas dan masa remaja, 4) awal dan pertengahan dewasa, dan 5) dewasa akhir dan masa tua. postingan ini membahas tentang proses dari pubertas pada remaja selama berada dalam masa pubertas.


Pubertas dan waktunya

Pubertas adalah periode transisi yang membawa seseorang dari anak yang belum dewasa dari segi seksual menjadi seseorang yang sudah dewasa dalam seksual, dewasa fertile dalam segi reproduksi. Kata pubertas berasal dari bahasa latin yaitu Pubes, yang berarti rambut. Pubertas adalah masa dimana anak berada dalam kondisi antara mulai terjadi perubahan seksual dan lengkapnya kedewasaan seksual. Kebanyakan diketahui tentang waktu secara biologi selama pubertas; tidak ada pola khusus. Umur saat terjadi pubertas sangatlah bervariasi, tergantung dari individu itu. Pubertas berhubungan dengan pertumbuhan dan perkembangan dari beberapa system tubuh dan jaringan, dan waktu bergantinya satu bagian dan bagian lain sangat bervariasi menurut individu.


Proses pubertas

tabel  di bawah ini menunjukkan tahapan perubahan pubertas pada laki-laki dan perempuan. Umur yang ditampilkan untuk beberapa perubahan merupakan rata-rata, meskipun jangkauan dari waktu pubertas sangat luas dapat dipertimbangkan dan dikatakan normal.  Biasanya, awal dari pubertas dapat diketahui, awal dari pendewasaan seksual tercapai. Juga, tahapan pubertas wanita dimulai lebih awal dan berakhir lebih awal dari laki-laki. Contohnya, pertumbuhan tubuh wanita dimulai 2 tahun lebih awal dari pria, dan wanita menjadi fertile satu tahun lebih cepat daipada pria.
 


Pubertas pada perempuan

Menstruasi pertama (menarche) adalah kebanyakan tanda dimana pubertas sudah dimulai. Ini terjadi sekitar pada usia 13 tahun di Hemisphere utara, dengan 95 % wanita mengalami menarche antara umur 11 sapai 15 tahun. Di Amerika, menarche rata-rata terjadi pada umur 12 tahun. Ovulasi pertama wanita dapat terjadi saat menarche, tetapi biasanya beberapa bulan setelah menarche. Pada awal siklus menstruasi pertama wanita, kebanyakan tidak terjadi ovulasi. Ada kasus pada wanita, yaitu terjadi kehamilan pada wanita yang baru saja mengalami menarche atu kasus lain, wanita mengalami kehamilan sebelum mengalami menarche.

Menarche dan ovulasi pertama hanyalah tahap di dalam deretan perubahan pubertas pada wanita. Ovarium dan organ tambahan lainnya berubah dan tumbuh menjadi dewasa. Karakteristik seksual sekunder pada wanita sudah mulai nampak, seperti pertumbuhan dan pelebaran tulang pelvis dan munculnya rambut kemaluan. Juga buah dada mulai tumbuh dan membesar. Kelenjar keringat di kulit menjadi lebih aktif, dan beberapa wanita maupun pria muncul jerawat di wajah meraka. Linea nigra mulai nampak sabagai daerah gelap di sekitar perut bagian bawah. Ada juga terjadi sedikit pengecilan suara yang menjadikan suaranya halus atau lembut pada pubertas wanita. Proses Metabolisme, kerja jantung, dan tekanan darah dapat meningkat pada pubertas wanita.

pada pubertas wanita, seringkali juga terjadi tumpukan lemak di bawah kulit. Lemak ini nantinya didistribusikan ke pinggul dan payudara sebagai karakter seksual sekunder. Juga pertumbuhan tulang sangat cepat serta tinggi badan dan berat badan menjadi meningkat. Pada wanita, Tulang ini biasanya berhenti tumbuh pada usia 15 tahun, meskipun beberapa wanita masih melanjutkan pertumbuhan tinggi badan sampai usia 20 tahun atau lebih.


Pubertas pada laki-laki

Pada laki-laki, perubahan pubertasmencakup pertumbuhan dan pendewasaan testis dan organ seks tambahan; serta, karakteristik seksual pria sudah mulai nampak. Rambut mulai berkembang dan tumbuh pada kemaluan, wajah, dada, dan bagian tubuh lainnya. Kelenjar keringat berkembang di ketiak, dan memproduksi bau badan yang disebabkan adanya bakteri. Dan kelenjar lainnya mulai berkembang di daerah skrotum, wajah, dada; jerawat mulai tumbuh di beberapa individu. Pada pubertas pria, putting susu menjadi berpigmen dan berubah warna menjadi gelap dan melebar. Nada suara di dalam laring memanjang dua kali, sehingga mengakibatkan suara pada pria menjadi rendah.

Penis dan skrotum pada pubertas pria tumbuh sangat mencolok. Ereksi spontan, dapat terjadi pada bayi laki-laki dan bahkan pada janin laki-laki, dan frekuensi ereksi meningkat pada pubertas. Ereksi ini bagi beberapa individu dapat mengganggu. Mimpi basah merupakan awal dimulainya pubertas pada pria. Mimpi basah ini terjadi pada saat tidur. Ejakulasi pada pubertas pria akan memancarkan sperma, tetapi kemungkinan adanya sperma yang fertile hanya sedikit. Ereksi spontan dan mimpi basah kemudian berkurang frekuensinya setelah pubertas.

Pubertas pria menunjukkan percepatan pertumbuhan badan. Lemak disimpan pada tahap pubertas, tanpa banyak tulang dan otot yang tumbuh. Pada kenyataannya, wanita usia 10 sapai 13 tahun biasanya lebih tinggi daripada pria yg berumur sama. Pada tahapan selanjutnya, bagaimanapun, akan terjadi pertumbuhan tulang dan otot karena adanya efek stimulasi dari testosterone.

demikianlah sedikit penjelasan tentang proses pubertas pada remaja, kiranya dapat membantu, trima kasih telah mengunjungi christiyoda.blogspot.com

Kamis, 23 Desember 2010

Praktikum Ekotum : PCQ

Tuesday, June 22, 2010, 5:21:42 AM
Pagi itu mahasiswa pendidikan biologi FKIP UNS angkatan 2007 bersama sejumlah dosen dan asistennya sudah berkumpul di gerbang belakang UNS untuk persiapan praktikum mata kuliah ekologi tumbuhan (ekotum) di Tlogo Dlingo – Tawangmangu. Jarak antara Kampus dan lokasi yang lumayan jauh, membuat kami harus berangkat pagi-pagi buta agar bisa memaksimalkan waktu praktikum. Tak dapat dipungkiri masih banyak yang mengantuk karena semalaman harus berkoordinasi tentang pembagian lokasi pengamatan, peralatan yang harus dibawa, perlengkapan pribadi dan yang paling penting adalah konsumsi. :P
 
gambar : berkumpul pagi buta untuk pemberangkatan

Apa sih yang sebenarnya kita lakukan di praktikum kali ini?

Oke, sebelum saya cerita lebih lanjut, saya akan sedikit menerangkan tentang praktikum kita kali ini.
 
Begini, kami akan mempraktekan Mata Kuliah Ekologi Tumbuhan tentang PCQ (Point Center Quarter). Dalam PCQ, kami akan menentukan suatu titik pada peta, dan titik tersebut akan dicari menggunakan kompas bidik. Titik-titik ini dalam kenyataannya adalah suatu area dimana kami harus menemukan pohon terdekat dari titik tersebut. Bila satu area sudah ditemukan maka pertama kali yang dilakukan adalah menentukan arah utara. Arah utara tersebut akan dijadikan sebuah patokan dalam pembagian menjadi 4 kuadran, yaitu kuadran 1, 2, 3, dan 4. Pada tiap kuadran, dicari pohon yang paling dekat dengan pusat titik dan diukur jaraknya ( dilambangkan dengan huruf d ). Tidak semua pohon dapat digunakan, pohon yang bisa digunakan memiliki syarat khusus yaitu pohon haruslah pohon yang sudah mature atau sudah dewasa, jadi minimal sudah berbunga.

Tujuannya?
Tujuannya untuk mempraktekkan teknik PCQ sebagai suatu teknik untuk mengadakan sensus pohon. Selain PCQ, di sini kami juga mempraktikumkan LCC (Lower Crop Community), hampir sama dengan PCQ, tetapi lebih dikhususkan pada rumput-rumputan. Biasanya yang umum dilakukan adalah sensus penduduk, tetapi kali ini kita akan sensus tanaman. Kurang kerjaan…

Oke, itu sedikit kata pengantar dari saya. Back to line story

Berangkat

Persiapan di lokasi pemberangkatan sudah selesai, akhirnya kamipun berangkat. Menuju TKP, kami menunggangi truk TNI layaknya prajurit berangkat ke medan laga. Kondisi pemberangkatan yang sangat pagi, tidak mengijinkan kami untuk sarapan dan terpaksa kami sarapan di atas truk itu.
 
teman-teman makan di dalam truck TNI

Perjalanan naik gunung Lawu, membuat tidak sedikit dari kami yang pusing, mual-mual bahkan muntah-muntah. Kebetulan, saya duduk di belakang pak sopir yang sedang bekerja, mengendarai truk supaya baik jalannya. Kayak lagu anak-anak. Saya ingin tahu bagaimana cara pak sopir yang juga TNI itu mengemudi hingga membuat saya jadi mual. Kagetnya jantung ini, dalam kondisi jalanan yang naik (kemiringan lebih dari 45 derajat) masih sempat pak sopir smsan. Entah sms dengan istrinya atau siapa, tapi jangan berjanda deh pak sop… =.=a

Sampai TKP
Membutuhkan 2 jam perjalanan untuk sampai di TKP. Begitu sampai TKP, pertama yang kami rasakan adalah dingin yang amat sangat, hingga ada salah satu teman kami yang tidak kuat dan penyakitnya kambuh. Hm… perjuanganpun tetap harus diteruskan. Semangat…!

 Langsung turun dari truk dan berbaris tiap kelompok untuk koordinasi.

Setelah koordinasi kelompok selesai, kelompok kami  menuju lokasi bagian kami. Lokasi kami memang jauh dari tempat kami turun, jadi cukup lelah untuk mencapainya, tapi kelelahan kami terbayar dengan pemandangan yang luar biasa indahnya. Foto-foto dulu ah…
 
foto-foto dengan latar lokasi praktikum

First Spot
Akhirnya, kami tiba di titik pertama kami yaitu titik reseksi. Sebenarnya, saya juga tidak tahu pasti apa itu titik reseksi, yang saya tahu, inilah saatnya membuka peta. Dan kebetulan, titik kami berada di tengah perkebunan strawberry, ambil satu saja ah… :P
 
membaca peta saat reseksi awal

Titik reseksi ini sangat penting karena titik ini berguna untuk mengetahui posisi kami pada peta. Titik ini juga sangat menentukan posisi titik berikutnya. Untuk menentukan lokasi titik berikutnya pada peta, sebenarnya cukup mudah. Tapi saya sudah lupa bagaimana caranya, yang saya ingat, membuka peta, menghitung berapa derajat lokasi selanjutnya dengan busur, kemudian menggunakan kompas bidik untuk menentukan lokasi sebenarnya. And gotcha ! ketemulah lokasi selanjutnya.
 
 Ini salah satu angggota kelompok saya, eko namanya, yang bergaya seakan-akan membidik sesuatu, tetapi sebenarnya dia hanya action ingin difoto saja…

Lokasi Pertama – Kedua
Pada lokasi, kami mendapatkan 10 titik pengamatan atau 10 lokasi. Dari titik reseksi kami menuju titik pertama atau lokasi pertama. Tidak terduga, lokasi pertama sangat ekstrim, kami harus mendaki lereng dengan kemiringan hampir 75 derajat. Pemanjat lereng pertama naik sambil membawa tambang dan hanya dengan berpegang pada rumput yang bergoyang. Dengan susah payah sampai di puncak. Kemudian mengikat tambang pada pohon dan barulah tim bisa menyusul sampai ke atas lereng. Perjuangan yang sangat ekstra, tapi perjuangan itu terbayar dengan memperoleh pengalaman baru.
 
detik-detik menjelang kami mendaki lereng curam

Insting Fotografi
Pemandangan yang indah menunjukkan Kejayaan dan Kemegahan Sang Pencipta. Pemandangan yang sangat indah, ditambah sejuknya udara pegunungan, membuat hati merasakan sedikit kedamaian. Hm… kondisi seperti ini, tiba-tiba membangunkan hasrat fotografi saya. Jepretan demi jepretan pun terabadikan dalam sebuah kotak hitam kecil yang disebut kamera. Ditengah perjalanan menuju lokasi 4, saya menemui nenek-nenek yang sedang mencari kayu bakar, insting fotografi saya mulai memaksa saya untuk membidik dan mengabadikannya. Keasyikan mengambil gambar, jadi lupa tujuan utama saya ke sini yaitu praktikum.
 
hasil jepretan saya


The Last Spot
Matahari sudah berada tepat di atas ubun-ubun dan menyisakan 1 lokasi terakhir. Dalam perjalanan menuju titik terakhir, kami mendapatkan point of view yang awesome banget. Kami putuskan untuk berhenti sejenak di lokasi itu untuk beristirahat sejenak dan menyantap bekal kami. Makan siang di tengah hutan dengan puncak gunung Lawu sebagai latarnya, uh sungguh sangat menyenangkan. Kamipun mengabadikan momen itu.
 
foto kami dengan latar puncak Lawu yang menawan

Lokasi terakhir sudah kami lalui, menandakan ini saatnya untuk pulang. Hm… lereng yang kami keluhkan di awal perjalanan kami, kini menjadi ajang perosotan bagi kami, bak kembali ke Taman bermain. Jadi, kami turun lereng itu dengan pantat kami. Konyol…

Setelah tiba di tempat awal, kami mengadakan sedikit diskusi bersama dosen dan asisten. Kondisi yang lelah membuat saya tidak konsen mendengarkan penjelasan dosen, entah apa yang dibicarakannya.

mendengarkan penjelasan dosen

Perjalanan dan praktikum PCQ kami berakhir sampai di sini, kamipun kembali ke kampus. Kembali mengarungi kehidupan seperti biasanya. Seharusnya perlu dibuat sebuah peribahasa :

“Habis praktikum, terbitlah Laporan”

Jumat, 01 Oktober 2010

Paleontologi

Definisi Paleontologi
Paleontologi berasal dari bahasa yunani, yaitu paleon yang berarti tua atau yang berkaitan dengan masa lalu ontos berarti kehidupan dan logos yang berarti ilmu atau pembelajaran, atau di pihak lain menyebutkan bahwa paleontology adalah juga paleobiologi ( paleon = tua, bios = hidup, logos = ilmu ) jadi paleontologi adalah ilmu yang mempelajari tentang sejarah kehidupan di bumi termasuk hewan dan tumbuhan zaman lampau yang telah menjadi fosil.

Di dalam paleontologi ini, kita akan mempelajari tentang hewan dan tumbuhan yang hidup di masa lampau yang kini bisa kita lihat melalui fosil-fosil dan peninggalan lainnya. Berbeda dengan mempelajari hewan atau tumbuhan yang hidup di jaman sekarang, paleontology menggunakan fosil sebagai sumber utama peneliti, yang artinya ini akan sangat sulit untuk di pelajari. Data yang kita peroleh saat ini merupakan data-data hasil penelitian selama berpuluh-puluh tahun.
Ruang lingkup paleontology
Paleontology menggunakan fosil sebagai sumber utama peneliti, otomatis di dalam paleontology ini kita akan berkecimpung dengan banyak fosil-fosil hewan maupun tumbuhan. tanaman adalah salah satu organisme yang berlimpah dan beragam di Bumi, dengan lebih dari 250.000 spesies yang dikenal. Tanaman memiliki dinding sel yang kaku di setiap sel dan menghasilkan makanan mereka sendiri dengan menangkap energi cahaya pada pigmen seperti klorofil. Tanaman mengubah energi ini menjadi gula, pati, dan makanan lain yang dibutuhkan tanaman untuk bertahan hidup. Beberapa fosil yang tampak dari tanaman kembali ke Ordovisium (Pertama dikenal terjadinya fosil), tapi tidak diragukan lagi kejadian pertama berasal dari fosil tanaman Akhir Silur.
Tidak hanya hewan dan tumbuhan, sekarang ini telah berkembang sebagai bagian dari paleontology yang meneliti tentang protista. "protista" mengacu pada eukariota yang bukan tanaman, hewan, atau jamur. Kebanyakan protista uniseluler, sementara yang lain multiseluler atau bahkan multinukleat (inti banyak dalam satu sel). Ini menunjukkan berbagai kelompok berbagai ukuran, bentuk, siklus hidup, habitat, dan makan dan strategi reproduksi. Para protista memiliki panjang, meskipun dalam beberapa kasus setengah-setengah, catatan fosil yang membentang kembali ke Prakambrium.
Juga ada bakteri, Organisme uniseluler Bakteri yang memiliki dinding sel, organel, dan DNA, seperti halnya eukariota. Namun, tidak seperti eukariota, DNA organel mereka dan tidak terkandung dalam selaput terpisah di dalam sel. Cyanobacteria, atau "bakteri biru-hijau," telah ditemukan di batuan dari Archean, 3,5 miliar tahun lalu. Cyanobacteria (bersama dengan bakteri lainnya) juga membentuk tikar dan gundukan dikenal sebagai stromatolites, yang ada di bumi dari Prakambrium sampai hari ini. Fosil terkecil yang pernah ditemukan milik magnetobacteria, yang membentuk nanometer ukuran kristal-dari mineral magnetit di dalam sel mereka.
Jenis-jenis jamur yang kita makan atau mencoba untuk memberantas kami dari rumah hanya mewakili kecil sejumlah spesies sekitar. jamur Kebanyakan tidak membuat makanan mereka sendiri, sebagai tanaman lakukan. Beberapa parasit dan beberapa bentuk lain simbiosis hubungan dengan ganggang atau tanaman. Mereka ditemukan di tanah, pada organisme lain, dalam lingkungan perairan, dan mereka adalah dekomposer pokok organik material di Bumi. Beberapa dapat tumbuh sangat besar (misalnya, jamur dan puffballs), yang lain bersel tunggal (ragi), tetapi kebanyakan multiselular. Meskipun jamur sering dianggap terlalu rapuh untuk fosil atau terlalu sulit untuk diidentifikasi sebagai fosil, catatan fosil mereka akan kembali ke Prakambrium, dan mereka sering ditemukan di Devon Bawah Rhynie Rijang Skotlandia.
Pada dasarnya ruang lingkup paleontology berkisar tentang segala sesuatu yang telah hidup di masa lalu atau bisa dikatakan organisme purba (baik hewan, tumbuhan, protista, jamur maupun bakteri) yang hingga kini sudah punah dan hanya tertinggal fosil-fosil, jejak peradaban, lingkungannya dan peninggalan-peninggalan lainnya. Sehinggga kita hanya meneliti dari jejak-jejak yang tertinggal.

Ilmu yang berkaitan dengan paleontology
    Paleontology berkaitan erat tentang fosil dan perkembangan makhluk hidup hingga sekarang. Sehingga paleontoligi berhubungan erat dengan ilmu evolusi. Tapi sampai sekarang, ilmu tentang evolusi ban yak sekali terdapat pro dan kontra, banyak yang setuju dengan ilmu ini, tetapi lebih banyak yang menolaknya. Tapi dalam hal ini, paleontology sangat berkaitan dengan evolusi, bahkan sangat menunjang, unutk membuktikan kebenarannya.
Untuk ilmu yang lainnya, ada  beberapa ilmu yang erat kaitannya dengan paleontology antara lain :
1.    Biostratigrafi
Biostratigrafi merupakan ilmu penentuan umur batuan dengan menggunakan fosil yang terkandung didalamnya. Biasanya bertujuan untuk korelasi, yaitu menunjukkan bahwa horizon tertentu dalam suatu bagian geologi mewakili periode waktu yang sama dengan horizon lain pada beberapa bagian lain. Fosil berguna karena sedimen yang berumur sama dapat terlihat sama sekali berbeda dikarenakan variasi lokal lingkungan sedimentasi. Sebagai contoh, suatu bagian dapat tersusun atas lempung dan napal sementara yang lainnya lebih bersifat batu gamping kapuran, tetapi apabila kandungan spesies fosilnya serupa, kedua sedimen tersebut kemungkinan telah diendapkan pada waktu yang sama.
Amonit, graptolit dan trilobit merupakan fosil indeks yang banyak digunakan dalam biostratigrafi. Mikrofosil seperti acritarchs, chitinozoa, conodonts, kista dinoflagelata, serbuk sari, sapura dan foraminifera juga sering digunakan. Fosil berbeda dapat berfungsi dengan baik pada sedimen yang berumur berbeda; misalnya trilobit, terutama berguna untuk sedimen yang berumur Kambrium. Untuk dapat berfungsi dengan baik, fosil yang digunakan harus tersebar luas secara geografis, sehingga dapat berada pada bebagai tempat berbeda. Mereka juga harus berumur pendek sebagai spesies, sehingga periode waktu dimana mereka dapat tergabung dalam sedimen relatif sempit, Semakin lama waktu hidup spesies, semakin tidak akurat korelasinya, sehingga fosil yang berevolusi dengan cepat, seperti amonit, lebih dipilih daripada bentuk yang berevolusi jauh lebih lambat, seperti nautoloid.
2.    Kronostratigrafi
Kronostratigrafi merupakan cabang dari stratigrafi yang mempelajari umur strata batuan dalam hubungannya dengan waktu.
Tujuan utama dari kronostratigrafi adalah untuk menyusun urutan pengendapan dan waktu pengendapan dari seluruh batuan didalam suatu wilayah geologi, dan pada akhirnya, seluruh rekaman geologi Bumi.
Tata nama stratigrafi standar adalah sebuah sistem kronostratigrafi yang berdasarkan interval waktu paleontologi yang didefinisikan oleh kumpulan fosil yang dikenali (biostratigrafi). Tujuan kronostratigrafi adalah untuk memberikan suatu penentuan umur yang berarti untuk interval kumpulan fosil ini.
3.    Mikropaleontologi
Mikropaleontologi merupakan cabang paleontologi yang mempelajari mikrofosil. Mikrofosil adalah fosil yang umumnya berukuran tidak lebih besar dari empat millimeter, dan umumnya lebih kecil dari satu milimeter, sehingga untuk mempelajarinya dibutuhkan mikroskop cahaya ataupun elektron. Fosil yang dapat dipelajari dengan mata telanjang atau dengan alat berdaya pembesaran kecil, seperti kaca pembesar, dapat dikelompokkan sebagai makrofosil. Secara tegas, sulit untuk menentukan apakah suatu organisme dapat digolongkan sebagai mikrofosil atau tidak, sehingga tidak ada batas ukuran yang jelas.
4.    Paleobotani
Paleobotani atau palaeobotani (dari bahasa Yunani paleon berarti tua dan botany yang berarti ilmu tentang tumbuhan), adalah cabang dari paleontologi yang khusus mempelajari tentang tumbuhan pada masa lampau.
5.    Paleozoologi
Paleozoologi atau palaeozoology (bahasa Yunani: παλαιον, paleon = tua dan ζωον, zoon = hewan) adalah adalah cabang dari paleontologi atau paleobiologi, yang bertujuan untuk menemukan dan mengindentifikasi fosil hewan bersel banyak dari sistem geologi atau arkeologi, untuk menggunakan fosil tersebut dalam rekonstruksi lingkungan dan ekologi prasejarah.
6.    Palinologi
Palinologi merupakan ilmu yang mempelajari polinomorf yang ada saat ini dan fosilnya, diantaranya serbuk sari, sepura, dinoflagelata, kista, acritarchs, chitinozoa, dan scolecodont, bersama dengan partikel material organik dan kerogen yang terdapat pada sedimen dan batuan sedimen.
Istilah palinologi diperkenalkan oleh Hyde dan Williams pada tahun 1944, berdasarkan surat-menyurat dengan ahli geologi Swedia yang bernama Antevs, dalam Pollen Analysis Circular (salah satu jurnal yang mengkhususkan pada analisa pollen, yang diproduksi oleh Paul Sears di Amerika Utara). Hyde dan Williams memilih palinologi berdasarkan kata dalam Bahasa Yunani paluno yang berarti 'memercikan' dan pale yang berarti 'debu' (sehingga mirip dengan kata dalam Bahasa Latin pollen).

Paleontology dalam kehidupan
Di dalam kehidupan sehari-hari, paleontologi sangat bermanfaat. Manfaat di dalam kehidupan kita, antara lain :
1.    Karir
Tentang karier dan jalur karir di paleontologi dan bidang terkait, termasuk program-program profesional, halaman menggambarkan karier dalam paleontologi, atau daftar pekerjaan paleontologi.
2.    Ilmu pengetahuan
Paleo bisa dijadikan sumber pembelajaran bagi siswa ataupun mahasiswa, tidak hanya di sekolah atau saat kuliah saja, tapi paleo merupakan ilmu yang bisa dipelajari di luar kelas misalnya di museum purba.
3.    Sumber daya
Tambahan sumber daya, termasuk peta, panduan lapangan, koleksi gambar, publikasi, dan kurikulum.

Tokoh dan ahli Paleontologi
Ini adalah ilmu yang dinamis yang berupaya untuk mengungkap sejarah seluruh kehidupan di Bumi. Paleontologis mengkaji beberapa baris bukti yang memberikan petunjuk bahwa sejarah, termasuk fosil dan bagaimana mereka terbentuk dan terpelihara, stratigrafi, biogeografi, histologi, dan kimia. Jadi menjadi ahli paleontologi berarti banyak hal. Di sini Anda akan bertemu dengan berbagai ahli paleontologi dan belajar tentang apa yang mereka lakukan dan mengapa mereka menikmati pekerjaan mereka.
Karen Carr
Karen Carr adalah seniman satwa liar dan sejarah alam yang mengkhususkan lukisan digital yang karyanya telah muncul dalam publikasi, kebun binatang, museum dan taman di seluruh Amerika Serikat, Jepang dan Eropa.
Brian Platt
Brian Platt adalah Ph.D. candidate calon di Departemen Geologi di University of Kansas (KU).
Warren Allmon
Dr Warren Allmon adalah Direktur Lembaga Penelitian paleontologi (PRI) dan perusahaan Museum of the Earth di Ithaca, New York.
Linda Ivany
Dr Linda Ivany adalah Professor di Syracuse University yang mengkhususkan diri dalam paleoecology evolusi dan paleoclimatology.
Keith Miller
Keith Miller adalah Asisten Profesor Riset di Departemen Geologi di Kansas State University.
Leif Tapanila
Leif Tapanila adalah Profesor di Departemen Geosains di Idaho State University dan juga menjabat sebagai Kurator Geologi di Museum Sejarah Alam Idaho.
Shanan Peters
Dr Peters Shanan adalah Asisten Profesor di Departemen Geologi dan Geofisika di University of Wisconsin-Madison.
Rowan Lockwood Rowan Lockwood
Dr Rowan Lockwood adalah Professor di Departemen Geologi di College of William & Mary di Williamsburg, VA, dan Program Coordinator (2007 sekarang) dari komunitas paleontologi.
Peter Crane
Sir Peter Crane FRS adalah paleobotanist dan Profesor di Departemen Ilmu Geofisika di University of Chicago.
David Krause
David Krause adalah Professor spesialis di Departemen Ilmu Anatomi, Departemen Geosains, dan Program Doktor dalam Ilmu Antar antropologi di Universitas Stony Brook, New York, dan Research Associate dari Field Museum Sejarah Alam, Chicago.
Catherine Badgley
Wawancara dengan Dr Catherine Badgley, seorang ilmuwan penelitian dan asisten profesor di Universitas Michigan dan Presiden Society of Vertebrate Paleontology.

Sejarah teori Paleontologi
Tokoh dan teori pencetus Paleontologi.
1.Shrock &Twen hofel (1952):
Paleontologi adalah ilmu yang mempelajari tentang kehidupan masa lampau dalam skala umur geologi.Studi Paleontologi dibatasi oleh skala waktu geologi yaitu umur termuda adalah Kala Holosen (0,01 jt. th. yang lalu).
2. Strabo (58 SM-25 M),
Melihat kenampakan seperti beras pada batu gamping yang digunakan untuk membangun piramid. Fosil tersebut kemudian dikenal sebagai Numm ulites.
3. Abbe Giraud de Saulave (1777)
Law of Faunal Succession (Hukum Urut-urutan fauna).Jenis-jenis fosil itu berada sesuai dengan umurnya. Fosil pada formasi  terbawah tidak serupa dengan formasi yang di atasnya
4. Chevalier de Lamarck (1774 - 1829),
Pencetus Hipotesa Evolusi .Organisme melakukan perubahan diri untuk beradaptasi dengan lingkungannya.
5.Baron Cuvier (1769  1832)
Penyusun sistematika Paleontologi (Taksonomi)
6.William Smith (1769 - 1834),
Law of Strata Identified by Fossils (Hukum Mengenali Lapisan Dengan Fosil Kemenerusan suatu lapisan batuan dapat dikenali dari kandungan fosilnya.
7.Charles Robert Darwin (1809 - 1882)
Perubahan makhluk hidup disebabkan oleh adanya faktor seleksi alam
8.Pada abad ke 18 dan 19, seorang ahli geologi berkebangsaan Inggris William Smith dan ahli paleontologi Georges Cuvier dan Alexandre Brongniart dari Perancis.
 Menemukan batuan-batuan yang berumur sama serta mengandung fosil yang sama pula, walaupun batuan-batuan tersebut letaknya terpisah cukup jauh

Paleo di masa datang
Paleontology di masa datang akan semakin berkembang seiring berkembangnya ilmu teknologi, dan perkembangan IT itu sendiri akan semakin membantu penelitian tentang ilmu paleontologi


daftar pustaka

Jones, S. Martin; & R. Pilbeam (ed.) (2004). The Cambridge Encyclopedia of Human Evolution (8th ed.).Cambridge University Press
Brasier, M.D. (1980), Microfossils. Chapman and Hall publishers
Traverse, A. (1988), Paleopalynology. Unwin Hyman
Moore, P.D., et al. (1991), Pollen Analysis (Second Edition). Blackwell Scientific Publications

Selasa, 11 Mei 2010

Ginjal : Alat Ekskresi

Sistem ekskresi pada manusia dan vertebrata lainnya melibatkan organ paru-paru, kulit, ginjal, dan hati. Namun yang terpenting dari keempat organ tersebut adalah ginjal.

Gambar Struktur Ginjal cuy

Fungsi utama ginjal adalah mengekskresikan zat-zat sisa metabolisme yang mengandung nitrogen misalnya amonia. Amonia adalah hasil pemecahan protein dan bermacam-macam garam, melalui proses deaminasi atau proses pembusukan mikroba dalam usus. Selain itu, ginjal juga berfungsi mengeksresikan zat yang jumlahnya berlebihan, misalnya vitamin yang larut dalam air; mempertahankan cairan ekstraselular dengan jalan mengeluarkan air bila berlebihan; serta mempertahankan keseimbangan asam dan basa. Sekresi dari ginjal berupa urin.
 
Struktur Ginjal:
seperti Gambar di atas, Bentuk ginjal seperti kacang merah, jumlahnya sepasang dan terletak di dorsal kiri dan kanan tulang belakang di daerah pinggang. Berat ginjal diperkirakan 0,5% dari berat badan, dan panjangnya ± 10 cm. Setiap menit 20-25% darah dipompa oleh jantung yang mengalir menuju ginjal.
Ginjal terdiri dari tiga bagian utama yaitu:
a. korteks (bagian luar)
b. medulla (sumsum ginjal)
c. pelvis renalis (rongga ginjal).
Bagian korteks ginjal mengandung banyak sekali nefron ± 100 juta sehingga permukaan kapiler ginjal menjadi luas, akibatnya perembesan zat buangan menjadi banyak. Setiap nefron terdiri atas badan Malphigi dan tubulus (saluran) yang panjang. Pada badan Malphigi terdapat kapsul Bowman yang bentuknya seperti mangkuk atau piala yang berupa selaput sel pipih. Kapsul Bowman membungkus glomerulus. Glomerulus berbentuk jalinan kapiler arterial. Tubulus pada badan Malphigi adalah tubulus proksimal yang bergulung dekat kapsul Bowman yang pada dinding sel terdapat banyak sekali mitokondria. Tubulus yang kedua adalah tubulus distal.

Pada rongga ginjal bermuara pembuluh pengumpul. Rongga ginjal dihubungkan oleh ureter (berupa saluran) ke kandung kencing (vesika urinaria) yang berfungsi sebagai tempat penampungan sementara urin sebelum keluar tubuh. Dari kandung kencing menuju luar tubuh urin melewati saluran yang disebut uretra.


Proses-proses di dalam Ginjal

Di dalam ginjal terjadi rangkaian prows filtrasi, reabsorbsi, dan augmentasi.
Penyaringan (filtrasi)
Filtrasi terjadi pada kapiler glomerulus pada kapsul Bowman. Pada glomerulus terdapat sel-sel endotelium kapiler yang berpori (podosit) sehingga mempermudah proses penyaringan. Beberapa faktor yang mempermudah proses penyaringan adalah tekanan hidrolik dan permeabilitias yang tinggi pada glomerulus. Selain penyaringan, di glomelurus terjadi pula pengikatan kembali sel-sel darah, keping darah, dan sebagian besar protein plasma. Bahan-bahan kecil terlarut dalam plasma, seperti glukosa, asam amino, natrium, kalium, klorida, bikarbonat, garam lain, dan urea melewati saringan dan menjadi bagian dari endapan.
Hasil penyaringan di glomerulus berupa filtrat glomerulus (urin primer) yang komposisinya serupa dengan darah tetapi tidak mengandung protein. Pada filtrat glomerulus masih dapat ditemukan asam amino, glukosa, natrium, kalium, dan garamgaram lainnya. 
Penyerapan kembali (Reabsorbsi)
Volume urin manusia hanya 1% dari filtrat glomerulus. Oleh karena itu, 99% filtrat glomerulus akan direabsorbsi secara aktif pada tubulus kontortus proksimal dan terjadi penambahan zat-zat sisa serta urea pada tubulus kontortus distal.
Substansi yang masih berguna seperti glukosa dan asam amino dikembalikan ke darah. Sisa sampah kelebihan garam, dan bahan lain pada filtrat dikeluarkan dalam urin. Tiap hari tabung ginjal mereabsorbsi lebih dari 178 liter air, 1200 g garam, dan 150 g glukosa. Sebagian besar dari zat-zat ini direabsorbsi beberapa kali.
Setelah terjadi reabsorbsi maka tubulus akan menghasilkan urin seku Zder yang komposisinya sangat berbeda dengan urin primer. Pada urin sekunder, zat-zat yang masih diperlukan tidak akan ditemukan lagi. Sebaliknya, konsentrasi zat-zat sisa metabolisme yang bersifat racun bertambah, misalnya ureum dari 0,03`, dalam urin primer dapat mencapai 2% dalam urin sekunder.
Meresapnya zat pada tubulus ini melalui dua cara. Gula dan asam mino meresap melalui peristiwa difusi, sedangkan air melalui peristiwa osn osis. Reabsorbsi air terjadi pada tubulus proksimal dan tubulus distal.
Augmentasi
Augmentasi adalah proses penambahan zat sisa dan urea yang mulai terjadi di tubulus kontortus distal. Komposisi urin yang dikeluarkan lewat ureter adalah 96% air, 1,5% garam, 2,5% urea, dan sisa substansi lain, misalnya pigmen empedu yang berfungsi memberi warm dan bau pada urin.
Hal-hal yang Mempengaruhi Produksi Urin
Hormon anti diuretik (ADH) yang dihasilkan oleh kelenjar hipofisis posterior akan mempengaruhi penyerapan air pada bagian tubulus distal karma meningkatkan permeabilitias sel terhadap air. Jika hormon ADH rendah maka penyerapan air berkurang sehingga urin menjadi banyak dan encer. Sebaliknya, jika hormon ADH banyak, penyerapan air banyak sehingga urin sedikit dan pekat. Kehilangan kemampuan mensekresi ADH menyebabkan penyakti diabetes insipidus. Penderitanya akan menghasilkan urin yang sangat encer.

Mekanisme kerja pengaruh hormon ADH terhadap produksi urin.
Selain ADH, banyak sedikitnya urin dipengaruhi pula oleh faktor-faktor berikut :
a. Jumlah air yang diminum
Akibat banyaknya air yang diminum, akan menurunkan konsentrasi protein yang dapat menyebabkan tekanan koloid protein menurun sehingga tekanan filtrasi kurang efektif. Hasilnya, urin yang diproduksi banyak.
b. Saraf
Rangsangan pada saraf ginjal akan menyebabkan penyempitan duktus aferen sehingga aliran darah ke glomerulus berkurang. Akibatnya, filtrasi kurang efektif karena tekanan darah menurun.
c. Banyak sedikitnya hormon insulin
Apabila hormon insulin kurang (penderita diabetes melitus), kadar gula dalam darah akan dikeluarkan lewat tubulus distal. Kelebihan kadar gula dalam tubulus distal mengganggu proses penyerapan air, sehingga orang akan sering mengeluarkan urin.

Kamis, 04 Februari 2010

Praktikum Ter-aneh

Saat itu hari jumat, tanggal 20 November 2009 pukul 15.25 WIB

Seperti biasa, kelas gue ngadain praktikum… em, praktikum fisiologi tumbuhan niy… oia, tahapan praktikum tuh gak segampang yang kalian kira ye!?
 
Pertama tuh, Dosen ngasih sedikit pemahaman n konsep tentang materi
 
Next, sekreatifitas kita, harus buat perencanaan praktikum, cuy… nah dalam perencanaan ini juga dibagi dlm beberapa tahap… jika perencanaan yang kita buat langsung bener, wow amazing!!! Keren bgt gitu… ya… kalo ga bener, kita harus nyempurnain tuh perencanaan… INGAT!!! Batas perencanaan tuh Cuma tiga perencanaan men… kalo sampe tiga kali ga bener-bener, NGERI>>> nilai dapet 0, trus kagak boleh praktikum… ngeri ga tuh??? Dalam perencanaan tuh, kita buat konsep dasar ato semacam metode praktikum gitu deh… Bangga gue jadi mahasiswa biologi...
 
Tahap selanjutnya… Praktikum time… ini bagian yang paling meng-Hebring-kan.
 
Terakhir, pembuatan Laporan Laporan… Hm… GPP ah… pengalaman jadi peneliti, yang jadi masalah, nih laporan harus di tulis tangan men… pegel-pegel dah…
 
Tapi gue jamin, besar manfaatnya cuy… kembali ke praktikum teraneh… bener aneh banget. Nih keanehan-keanehan yang temen-temen gue lakuin:
Pertama:
Gue harus ngantri air bro… kayak orang antri sembako… lucu bgt cuy…
Tau kagak??? Lab gue ada di lante 2 men… jadi habis antri ember lama, gue juga harus gotong-gotong ember sampe lante dua… cuape’ deh…


Kedua HOROR...  di tengah praktikum uh… ujan men… so, kejebak di lab sampe malem… Huhft… tau ga??? Gue baru nyadar kalo di pojokan lab tempat kita praktikum ada awetan mayat anak kecil cuy… tambah HOROR nih suasana hati gue…


Hah??? Malah ada temen gue yang tiduran di pojokan deket pocong????? Beneran ga tuh??? Nanti kesambet petir bisa Gawat tuh!?!?!?!? Eits, tapi jangan salah bedain pocong & temen gue yah!!!! Yang bawah lagi tiduran tuh temen gue, lha atasnya tuh yang putih-pitih tuh, tu pocong asli men… di pakein formalin… beneran>>> asyik ga??? Praktikum brg ma pocy… hehehe

WHAT??? Ada yang ultah…

 
Ternyata ada temen gue yang ultah… nih namanya ida… hm… hepi bede yah,


Potongan kue pertama : Ciyeee.... Prikitiew... hah??? buat Kating???? Wah ada pa nih sebenernye??? Gue mulai curiga nih, dewa-dewi CUBIT ada di kelas gue??? Ahahahahag…
Emang, temen-temen gue emang GOKIL abis nih…
 
Itulah praktikum yang paling aneh selama gue kuliah, praktikum diselingi canda gurau yang lebay… ya… menurut gue wajar sih, kalo temen gue jadi kayak gitu… jujur tugas kita tuh segunung merapi yang pengen ngeluarin lava mendidih dari ubun-ubun… kalo dilihat dengan mata fantasi gue, kelihatan kalo di atas kepala mreka ada semacam miniature gunung berapi dari jaman purba yang udah siap melontarkan benda panas dari dalamnya… ngeri kagak???
Ya itulah sebagian dari kekonyolan temen-temen gue…


Ini keanehan ke4 cuy…
Ujan mulai reda sekitar jam 7 malem… dengan wajah melas karena kelaparan dan muka-muka bantal kita pulang… sejak peristiwa itu, gue baru tau kalo temen gue yang namanya KELIK and RICHVAN ternyata BERSODARA??? HAH??? Beneran kagak???


Tapi ternyata RICHVAN ga mau mengakuinya??? Huhft, kasian KELIK ya ???? emang tega ya, ma sodara sendiri gitu… Hm… dasar durhaka!!! ku kutuak kau jadio batu!!! Dasar MALING "richvan" KONDANG!?!?!?!?

Itulah praktikum dengan hal-hal aneh di dalamnya, dalam sejarah per-praktikum-an, baru pertama kejadian ini terjadi, mudah-mudahan bukan yang terakhir kalinya deh… Coz, gad a variasinya cuy… hehehe
Tapi, bagi temen2 gue itu hanya masuk angin, eh bukan,maksud gue Cuma  angin lalu… sampe sekarang kejadian itu hamper lagi tidak di ingat… bahkan mungkin ga ada yang inget seorangpun, yah…. Kecuali gue…

SEHARUSNYA BIAR SEMUA INGET, GUE BANGUN AJA PRASASTI DI DEPAN LAB, BIAR SEMUA JADI INGET TENTANG KEJADIAN IN… Hm…… ide yang KEREN… besok gue buat aja ah…
Ya udahlah… itu hanya sepenggal kisah sekuel dari cerita pokok kehidupan REALITA KULIAH  n’ LAPORAN…

Yang penting tetep SMANGAT KULIAH ma BRO n’ SIST BIOHOLIC ‘07!!!!!!





NB: semua yang lo denger belum tentu bener, tapi yang gue tulis ini beneran terjadi… okey cuy!

Minggu, 18 Januari 2009

Nereis virens


Gambar

Klasifikasi
Phylum : Annelida
Class      : Polychaeta
Ordo      : Umicolae
Familia  : Mycostomidae
Genus    : Nereis
Spesies  : Nereis virens



Deskripsi :
Merupakan cacing yang hidup d laut, di dalam liang pasir dan hanya menyembulkan kepala di atas permukaan pasir atau berenang di dalam laut. Tubuhnya jelas mempunyai capuz dan alat-alat tambahan, terbagi menjadi banyak segmen. Segmen pertama disebut peristonium dan pada tiap nagian lateral terdapat 2 pasang tentakel. Termasuk dalam kelas polychaeta yang berarti berambut banyak. Pada bagian anterior terdapat kepala yang dilengkapi dengan mata, tentakel serta mulut berahang. Tubuh berwarna menarik yaitu merah kecoklatan.
Cacing jenis ini mempunyai lapisan otot memanjang maupun otot melingkar. Ususnya hampir lurus merentang dari depan ke belakang. Terdapat sistem pembuluh darah, di bagian anterior terdapat ganglion otak yang terletak di sebelah atas saluran pencernaan.
Panjang tubuh antara 5 – 10 cm dengan diameter 2 – 10 mm. Fertislisasi bersifat internal membentuk larva. Bergerak dengan menggunakan parapodia. Sudah memiliki coelom yang sebenarnya, yang sudah di batasi oleh epithelium mesodermal. Masing-masing ruas terdapat sepasang parapodia. Tubuh memiliki banyak rambut pada parapodia. Bersifat karnifora. Dapat dibedakan jantan dan betina.


Minggu, 11 Januari 2009

Ganoderma applanatum ( Jamur Kayu )


Klasifikasi :
Divisi : Basidiomycetes
Kelas : Homobasidiomycetes
Ordo : Hymenomycetales
Familia : Polyporaceae
Genus : Ganoderma
Spesies : Ganoderma applanatum


Deskripsi
Merupakan organisme tingkat rendah yang belum mempunyai akar, batang, daun sehingga disebut dengan tumbuhan tallus. Tubuh terdiri dari satu sel (uniseluller) dan bersel banyak (multiseluller). Sel berbentuk benang (hifa). Hifa akan bercabang-cabang membentuk bangunan seperti anyaman yang disebut miselium.
Tubuh multiseluller terdiri atas hifa yang bersekat. Hidup terestrial saprofit, parasit atau membentuk mikorhiza. Tubuh buah disebut basidiokarp yaitu tempat terbentuknya basidium dan dan basidium terbentuk spora basidium. Basidiokarp tersusun atas basidiun-basidium yang di dalamnya berisi spora (basidiospora). Basidium ada yang terdiri atas satu sel dan ada yang bersekat-sekat terbagi menjadi 4 bagian sel.
Sel bersifat eukaryotik, tidak mempunyai klorofil, sebagai parasit atau saprofit. Menyukai hidup pada tempat yang lembab dan tidak menyukai akan adanya cahaya.
Fase dikaryotik lebih panjang di cirikan oleh adanya basidium dan basidiospora, basidiospora dibentuk di liau basidium, basidiospore yang dibentuk selalu 4, hasil fruktifikasi disebut basidiocarp.
Mempunyai tingkat perkembangan sederhana, Belum membentuk tubuh buah, basidium bebas. Hifa pendukung membentuk tubuh buah dan basidium terkumpul membentuk himenium yang didukung himenofor. Himenium terletak di atas tubuh buah. Spora sangat banyak dan secara aktif dilontarkan oleh basidium. Tubuh buah tanpa Himenofor yang menonjol, himenium terletak di atas tubuh buah dan sudah terbentuk Sejas tubuh buah maíz muda, lamella atau papan, sehingga permukaan menjadi lebih luas
Basidiolarp seperti kertas / kulit / belulang / kayu. Himenium terdapat pada satu sisi atau seluruhnya, banyak tumbuh pada pohon atau sebagai saprofit dan bisa merusak kayu bangunan. Ganoderma applanatum tubuh buahnya berbentuk setengah lingkaran, banyak terdapat pada kayu lapuk
Ganoderma applanatum tidak mempunyai batang dan bertumbuh di atas batang-batang. Cendawan yang baru bertumbuh berwarna kuning muda kecoklatan, setelah itu Ganoderma applanatum akan berubah warna menjadi coklat.
Cara reproduksi :
- vegetatif : spora vegetatif
- fragmentasi (pemisahan)
Reproduksi aseksual dengan fregmentasi sedangkan reproduksi seksual dengan membentuk spora pada basidium.



Kamis, 01 Januari 2009

Pada Pria, Lebih bahaya mana ??? ML ato Merokok???

Bahaya Merokok bagi Pria:
1. Mengganggu kesuburan dan keperkasaan
efeknya mungkin tidak terasa dalam jangka waktu pendek, tapi saat menikah tidak akan mendapat keturunan.
Tetapi dapat dicegah dengan makan makanan yang mengandung asam folat yang di perlukan bagi kesuburan banyak terdapat di daun brokoli, selain asam folat, likopen juga dapat membantu masalah kesuburan (termasuk karoten) yang berada pada tomat (semakin kecil tomat dan semakin merah warnanya maka semakin banyak pula kandungan likopen)
2. andropause (menopause pada pria)
Asal lo tau aja cowok tuch juga menopause juga lho…. Namanya andropause. Andropause adalah semacam atau dapat disamakan dengan menopause pada wanita. Ciri apabiala sudah mengalami andropause bisa dilihat dari energi atau kekuatan yang semakin berkurang. semakin sehat seseorang atau pola makan yang sehat maka andropause semakin mundur, tetapi juga pasti terjadi. Andropouse lebih cepat terjadi apabila seseorang kecanduan merokok dan alcohol.
Sangat dianjurkan banyak makan Makanan yang mengandung zinc tinggi yang terdapat dalam oister; banyak vitamin C pada brokoli dan jambu; vitamin E pada kecambah dan taouge; makanan yang mengandung ginkobiloba yang berfungsi melancarkan darah; banyak makan kacang-kacangan dan kedelai yang mengandung lesitin; likopen juga dapat membantu masalah kesuburan (termasuk karoten) yang berada pada tomat; kemudian banyak minum air.
3. kanker prostate
semakin tua seorang pria kemungkinan terkena kanker prostate semakin besar; latar belakang keturunan juga dapat menyebabkan kanker prostat, merokok adalah salah satu yang paling utama menyebabkan kanker prostat
gejala:
kencing serasa tidak tuntas-tuntas
air kencing yang keluar tekanannya lemah
sering kencing
sulit ereksi
terasa sakit saat ejakulasi atau kencing
keluarnya darah segar saat ejakulasi atau kencing
cara mencegah:
memakan makanan yang mengandung omega 3 (tuna, sarden,salmon)
makan buah
general check up ( tapi efek sampingnya sulit bahkan tidak bisa ereksi)
tuh bahayanya bila kita kecanduan yang namanya rokok… hm… kalo gue bilang “ Kalo lo pengen dikatakan cowok sejati and pengen jadi cowok sejati, mending tinggalin tuh yang namanya rokok!!! Lo tau sendiri akibatnya kan??? PARAH MEN…
IH… NGERI GA???

Bahaya ML
Woey… woey.. woey… Stop… Stop… Pikiran lo jangan kemana-mana dulu donk!!! Sory… sory… disini perlu gue jelasin dulu. ML tuh bukan Making Love lho, ML dalam kamus mlnologi adalah Mengerjakan Laporan!!! Bahayanya:
1. Lo akan berubah jadi makhluk nocturnal
Ho.oH banget, lo akan jadi makhluk nocturnal ato makhluk malam, tapi bukan Kupu-kupu malem. Ciri-cirinya: Kalo malem lo pasti ga akan pernah tidur, and pada siang harinya lo akan tidur, ga tau tempat, contohnya di kelas saat kuliah.
2. Stres and Hopeless
Karna lo kaget dengan perubahan diri lo yang jadi kayak night creature lo akan dikit-demi dikit mengalami deprasi pada awal depresi stadium satu, yang sangat mudah terkena virus SCT. And jadi hopeless ga ada yang namanya desire sp. Buat ngelakuin aktivitas lo. Ditandai dengan stamina berkurang, mudah capek, sering sakit-sakitan dan sering kesemutan
3. Lo Otomatis jadi cow yang gombal Ngrayu sana - ngrayu sini
Tapi ada gunanya juga dikit; karena ML kita sebagai cow jadi Otomaticus ngegombalis... Bukan Main!!! Lo jadi mudah banget ngucapin kata-kata gombal sambil ngerayu-ngerayu asisten ML lo...
Yang makin parahnya, bahaya and lebih parahnya lagi obat buat ini belum ditemukan. Gila...!!!

Itulah bahayanya Ngerokok and ML, Lo tau sendiri bahayanya kayak gitu, bedanya Rokok nyerang fisik lo terutama kalo cowok, tuh anu lo yang diserang. And harus cepet-cepet dihilangkan. kalo lu tetep nekad ngelakuin itu semua namanya Lo orang bodoh...
Kalo ML, menurut saran Gue mendingan lo harus tetep ML walaupun Virus SCT melanda karna ini semua menentukan masa depan and cita-cita Lo semua!!!!

Okey!!!

Selasa, 30 Desember 2008

Sejarah ML dan virus SCT ( Virus Anti ML )

Sejarah ML
ML berasal dari bahasa modern yang berstandar internasional dari bagian kentingan sebelah pojok FK....IP jurusan MIPA tepatnya di P.Biologi. menurut kamus besar bahasa Indonesia - MLnologi M artinya bisa banyak banget, tapi M ini berarti Mengerjakan; Menulis; Menyontek; Membajak; dan lainnya. Sedangkan L ini hanya ada satu arti yang nggak lain and ngga bukan adalah Laporan. Jadi ML menurut kami adalah suatu tindakan membuang waktu untuk melakukan suatu perbuatan yang menurut gue sia-sia ( ya kadang juga ada gunanya dikit sieh ) yang gunanya Cuma formalitas buat ngedapetin nilai doank…
Hm… kalo di.inget-inget sejarah ML mungkin udah lama adanya. He.he.he. truz kalo diliat-liat ML itu sudah ada dari turun-temurun dari kakak tingkat moyang yang mungkin udah lulus dan nggak ngenal lagi dunia per-ML-an… wah gue pengen cepet ikut-ikutan lulus and hengkang dari dunia per-ML-an nich…
Tapi sejarah gue bener-bener kenal yang namanya ML tuh dimulai sejak gue masuk kuliah pertama kalinya di P.Biologi UNS… kira-kira di pertengahan taon 2007. ya… kayak kebanyakan anak SMA yang baru aja lulus coret-coretan baju and konvoi keliling kota yang gue boleh bilang konvoi yang sangat unik…. Gue bareng temen-temen gue konvoi keliling kota naik sepeda ontel… he.he.he. tapi gue nikmatin itu, lho lho kok malah crita SMA to???
Balik ke sejarah ML, langsung aja, singkat crita, Gue tiba-tiba nongol n masuk di kampus gue tercinta ( wah sok muji-muji nieh ) ya… em… taulah gimana rasanya masuk kampus pertama??? Rasa bangga, seneng, and so on, bisa ngrasain kuliah wah uenaknya…
Masuk pertama, tugas pertama, and ML pertama. Pertama gue ngenal ML tuh ya biasa-biasa aja, tapi hamper satu semestre, gue tiap malem ML terus bosen juga. Sejak itu gue jadi jarang and males ML, ternyata yang males ML tu bukan gue aja. Temen-temen gue satu angkatan ternyata bisa dibilang males ML. Usut punya usil, dari kakak tingkat ternyata ML itu terus berlanjut hingá kita semua lulus, Gila…!!!

Virus SCT ( Virus anti ML )
Virus SCT adalah sebuah virus jahat yang menyerang bagian otak kecil sebelah syaraf yang mengatur kepribadian seseorang tentang kedisiplinan dalam melakukan suatu perbuatan yang behubungan dengan segala sesuatu yang berbau ML. Jadi apabila seseorang terkena virus ini, maka bahaya, pasti di dalam darah orang itu akan mengalir virus SCT yang kemudian darah akan melawannya dengan membentuk suatu antigen yang daya perlawanannya sangat rendah sehingga darah yang membentuk antigen akan terkena radiasi dan darah bermutasi menjadi gen anti ML.
Virus ini menyebar kira-kira bulan desember akhir taon 2007. tepat satu semester sebelum ujian semester dimulai. Pada awalnya penderita tidak akan ngerasain, tapi baru akan berasa saat ada efeknya, salah satu efeknya adalah nilai laporan banyak tanda minus-nya. Semula nilai laporan bagus karena terkena virus SCT nilai akan menurun drastic hingga 40 % dari nilai semula. Gila...!!!
Lama menahun, sekarang ini, bisa dibilang semua cowok di P.Biologi terkena virus ini dan semua laporan menjadi kabur kagak jelas dan hancur-hancuran. Dan sampai sekarang antivirus yang manjur untuk menghadapinya belum ditemukan. Wah... Gila...!!! 
entah gimana nasib IP kami semester ini!!!???


NB : semua yang lu baca kagak semuanya benar, jadi don’t try this at home because it is very delicious...